Catat! Ini Tips Memilih Travel Umrah yang Aman

Arifah
0
Makkah. Foto Kemenag.

Jakarta. BeritaHaji.id - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam memilih travel umrah.

Imbauan ini disampaikan menyusul masih adanya laporan dugaan penipuan dan pelanggaran dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Sebagai langkah pencegahan, Kemenhaj membagikan sejumlah tips praktis yang bisa menjadi pegangan calon jemaah sebelum mendaftar ke agen travel umrah.

Pertama, verifikasi legalitas agen travel.

Calon jemaah diminta memastikan travel umrah telah terdaftar resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) melalui situs SATU HAJI (Sistem Aplikasi Terpadu Umrah dan Haji) milik Kemenhaj. Melalui sistem tersebut, jemaah dapat mengecek status izin, nomor SK, akreditasi, hingga masa berlaku izin operasional. Travel yang tidak tercatat dinyatakan ilegal.


Selain itu, jemaah juga dianjurkan memastikan keberadaan kantor fisik, rekam jejak operasional minimal dua tahun, serta mewaspadai penawaran paket umrah dengan harga yang tidak wajar.

Kedua, periksa reputasi dan testimoni.

Penelusuran ulasan jemaah sebelumnya dapat dilakukan melalui Google Reviews, media sosial, maupun situs resmi agen travel. Rekomendasi dari keluarga atau kerabat yang sudah berpengalaman juga dinilai penting. Kemenhaj mengingatkan agar jemaah menghindari travel yang tidak memiliki testimoni kredibel.

Calon jemaah juga disarankan memeriksa daftar travel bermasalah yang secara berkala dirilis oleh Kemenhaj maupun otoritas Arab Saudi.

Ketiga, cermati dokumen dan rincian biaya.

Jemaah diminta meminta rincian biaya secara transparan, mulai dari tiket, visa, akomodasi, konsumsi, hingga transportasi. Pastikan terdapat bukti reservasi hotel serta jadwal keberangkatan yang jelas sebelum melakukan pelunasan.

Kontrak perjanjian perlu dibaca secara teliti, terutama terkait klausul pengembalian dana dan asuransi. Pembayaran sebaiknya dilakukan melalui rekening resmi perusahaan, dan seluruh bukti transaksi wajib disimpan dengan baik.

Keempat, pilih fasilitas dan layanan yang memenuhi standar.

Pastikan travel menyediakan pembimbing ibadah bersertifikat, akomodasi yang layak, serta kepastian jadwal keberangkatan. Jemaah juga dianjurkan membandingkan beberapa paket umrah dari travel terpercaya sebelum menentukan pilihan.

Kepala Subdirektorat Pengawasan Umrah Kemenhaj, Andi Muhammad Taufik, menegaskan bahwa kehati-hatian sejak awal menjadi kunci utama perlindungan jemaah.

“Jemaah perlu lebih cermat sejak awal. Jangan mudah tergoda harga murah yang tidak rasional dan selalu pastikan travel umrah memiliki izin resmi. Langkah sederhana ini sangat penting untuk melindungi jemaah dari kerugian,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenhaj pada Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menambahkan, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui Subdirektorat Pengawasan Umrah sebagai bagian dari upaya perlindungan jemaah. Kemenhaj juga mendorong peran aktif masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan umrah.

“Laporan dari jemaah adalah bagian penting dari pengawasan. Jika menemukan dugaan pelanggaran, segera laporkan melalui kanal resmi Kemenhaj,” katanya.

Adapun pengaduan dapat disampaikan melalui email pengaduan@haji.go.id atau WhatsApp di nomor +62 823 1101 4646. Kemenhaj berharap, dengan kewaspadaan dan partisipasi aktif masyarakat, jemaah dapat menjalankan ibadah umrah dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top