Bappenas dan Kemenhaj Bahas Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Arifah
0

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi. Foto Kemenhaj.

Jakarta. BeritaHaji.id - Kementerian Haji dan Umrah menargetkan penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah memberi dampak lebih luas bagi masyarakat, termasuk melalui pelibatan lebih dari 64 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi haji dan umrah sebagai sektor strategis dengan nilai transaksi besar serta melibatkan rantai industri di dalam maupun luar negeri.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, menegaskan momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

“Pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah harus mampu meningkatkan nilai tambah domestik serta memperkuat peran pelaku usaha nasional dalam rantai pasok global,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan sektor ini tidak hanya berdampak pada kualitas layanan ibadah, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi nasional jika dijalankan secara terintegrasi.

“Dengan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan, ekosistem ekonomi haji diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan ibadah, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” lanjutnya.

Penguatan ekosistem ini selaras dengan RPJMN 2025-2029, khususnya agenda transformasi penyelenggaraan haji dan umrah. Program tersebut juga mendukung prioritas Presiden dalam pengembangan Kampung Haji sebagai bagian dari penguatan layanan dan ekonomi haji.

Sebagai langkah awal, Kementerian Haji dan Umrah turut ambil bagian dalam Kick-Off Meeting Penyusunan Desain Besar Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah yang digelar Kementerian PPN/Bappenas, Kamis, 16 April 2026.

Forum itu menjadi titik awal penyusunan kerangka strategis nasional untuk memaksimalkan potensi ekonomi haji dan umrah sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Adapun Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah menegaskan akan terus aktif dalam proses penyusunan desain besar tersebut, termasuk memastikan keterlibatan pelaku usaha nasional dan optimalisasi potensi ekonomi syariah.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top