Peninjauan kesiapan layanan dan koordinasi lintas sektor. Foto Kemenhaj.
Malang. BeritaHaji.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memperketat pengawasan terhadap PPIH Kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), hingga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sebagai bagian dari persiapan operasional haji 1447 H/2026 M.
Di Malang Raya, Jawa Timur, Kemenhaj melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesiapan layanan dan koordinasi lintas sektor berjalan optimal demi pelayanan maksimal kepada jemaah.
Inspektur Jenderal Kemenhaj, Dendi Suryadi, menegaskan pengawasan tahun ini akan dilakukan lebih ketat dan menyeluruh. Hal itu disampaikan saat memberikan arahan di Aula PLHUT Kota Malang, Sabtu (4/4/2026).
"Fokus utama pemantauan meliputi kesiapan dokumen administrasi, skema pemberangkatan, hingga manajemen mitigasi krisis di lapangan untuk memastikan tidak ada kendala berarti saat operasional dimulai," ujar Dendi.
Kegiatan tersebut juga menjadi ajang koordinasi antar pemangku kepentingan di Malang Raya untuk menyamakan langkah dan persepsi dalam pelayanan haji.
"Keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji bukanlah tanggung jawab individu atau satu unit semata, melainkan buah dari kerja kolektif yang solid," tegasnya.
Dendi menekankan pentingnya kekompakan dan kepedulian antarpetugas agar pelayanan kepada jemaah berjalan optimal. Menurutnya, soliditas tim akan berbanding lurus dengan kualitas layanan di lapangan.
"Sesuatu yang besar harus dimulai dari semangat yang besar pula. Saya instruksikan kepada seluruh petugas, baik PPIH, TKHK (Tenaga Kesehatan Haji Kloter) hingga rekan-rekan dari KBIHU dan PHD, untuk senantiasa menjaga kekompakan dan mempererat kohesivitas tim," katanya.
Ia juga meminta petugas saling membantu dalam menjalankan tugas di lapangan.
"Tumbuhkan rasa peduli sesama petugas; prinsipnya sederhana, yang muda bantu yang tua, yang sehat bantu yang sakit. Jika ada rekan yang kesulitan, segera bantu," ujarnya.
Ia menegaskan, kerja sama dan kepedulian menjadi kunci pelayanan haji yang maksimal.
"Kehadiran kita di sini adalah memastikan jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan mabrur," tandasnya.


.png)