Jemaah Haji ke Embarkasi Bakal Diangkut Kereta? Ini Kata KAI
April 02, 2026
0
Jakarta. BeritaHaji.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuka peluang kerja sama dengan Kementerian Haji dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, khususnya pada aspek transportasi domestik dan logistik jemaah.
Penjajakan ini mengemuka dalam pertemuan yang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026.
Dalam pertemuan tersebut, KAI menawarkan skema transportasi berbasis kereta api untuk mobilisasi jemaah dari daerah asal menuju embarkasi.
Skema ini dinilai mampu membuat perjalanan lebih tertib, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas. Selain itu, moda kereta api juga menawarkan kepastian jadwal keberangkatan dan kepulangan.
Dari sisi operasional, KAI menekankan keunggulan pada ketepatan waktu serta aspek keselamatan perjalanan. Hal ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran pergerakan jemaah menuju titik keberangkatan haji.
Tak hanya transportasi penumpang, kerja sama juga diarahkan pada sektor logistik. Melalui anak usahanya, PT Kereta Api Logistik, KAI menawarkan layanan distribusi bagasi jemaah yang terintegrasi.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung layanan tersebut.
"KAl Logistik memiliki kapabilitas dalam menyediakan layanan logistik yang menyeluruh, termasuk penanganan bagasi jemaah haji. Kami siap mendukung kebutuhan distribusi logistik secara lebih tertata dan efisien, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi jemaah," ujar Aniek.
Sementara itu, Kementerian Haji melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan haji.
Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor transportasi serta logistik.
“Penguatan ekosistem ekonomi haji tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sektor transportasi dan logistik, agar layanan kepada jemaah semakin optimal, terintegrasi, dan berorientasi pada kenyamanan,” ujar Jaenal.
Ia menambahkan, pemanfaatan moda kereta api berpotensi menjadi solusi untuk menciptakan mobilisasi jemaah yang lebih tertib dan efisien.
Bagikan ke aplikasi lainnya

.png)
