Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Madinah. Foto: Ahsan Fauzi MCH 2026.
Madinah. BeritaHaji.id - Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Madinah. Kloter pertama berasal dari Embarkasi Yogyakarta (YIA 1) dan Jakarta-Pondok Gede (JKG 1) yang mendarat di Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdul Aziz, Rabu, 22 April 2026 pagi waktu setempat.
Rombongan YIA 1 menjadi yang pertama tiba. Pesawat dengan nomor penerbangan GA6501 mendarat pukul 07.30 Waktu Arab Saudi (WAS), sedikit mundur dari jadwal semula pukul 06.15 WAS.
Keterlambatan ini sebelumnya juga terjadi saat keberangkatan dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), yakni sekitar 37 menit dari jadwal awal.
Kloter YIA 1 membawa total 360 orang. Terdiri dari 157 laki-laki dan 203 perempuan. Sebanyak 356 orang merupakan jemaah haji, termasuk 116 lansia. Sisanya adalah petugas pendamping.
Tim pendamping meliputi dokter kloter dr. Nadia Chaerunnisa, perawat Ns. Rina W, Ketua Kloter H. M. Qomaruzzaman, serta pembimbing ibadah H. M. Roif. Petugas haji daerah juga ikut serta untuk mendukung layanan kesehatan dan umum.
Kepala PPIH Daker Bandara Abdul Basir menjelaskan keterlambatan penerbangan dipicu kendala teknis saat di tanah air, seperti kelebihan bagasi dan hal lainnya.
Meski demikian, seluruh jemaah yang tiba dipastikan dalam kondisi aman, walaupun sebagian termasuk kategori risiko tinggi.
Basir juga mengingatkan jemaah agar lebih teliti dalam menyiapkan dokumen perjalanan. Pada kloter pertama, masih ditemukan beberapa kasus paspor tertinggal.
"Persiapkan dokumun-dokumen dengan baik, jangan sampai ketinggalan," pesannya.
Salah satu jemaah, Supomo Sentikno Sentono (66) asal Kulon Progo, mengaku bersyukur akhirnya bisa tiba di Tanah Suci bersama keluarga.
"Alhamdulillah saya akan haji bersama dengan anak dan istri," katanya.
Ia menyebut telah menunggu cukup lama untuk berangkat haji.
"Alhamdulillah setelah 14 tahun menunggu bisa naik haji," akunya.


.png)