Soto instan So’ Taw, produk karya siswa MAN 2 Kebumen. Foto Kemenag.
Makkah. BeritaHaji.id - Rasa rindu kampung halaman ternyata bisa terobati lewat semangkuk soto hangat di Tanah Suci.
Soto instan So’ Taw, produk karya siswa MAN 2 Kebumen, kini ikut dibawa jemaah haji Indonesia ke Makkah sebagai bekal selama menjalankan ibadah.
Produk tersebut menjadi salah satu makanan favorit jemaah dan petugas haji karena praktis disajikan, tahan lama, serta memiliki cita rasa khas Indonesia.
Salah satu petugas haji Indonesia, H. Fakhrudin, mengaku terbantu dengan hadirnya makanan khas Nusantara di tengah padatnya aktivitas ibadah di Makkah. Fakhrudin juga diketahui menjabat Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen.
“Alhamdulillah, adanya soto ini saya sangat terbantu. Bisa mengobati rasa rindu terhadap tanah air. Rasanya pas, gurih, nikmat, dan mantap,” tuturnya, ditulis Jumat, 29 Mei 2026.
So’ Taw sendiri merupakan produk kewirausahaan yang dikembangkan siswa MAN 2 Kebumen. Produk itu dipasarkan langsung oleh para siswa sebagai bagian dari pengembangan usaha kuliner di lingkungan madrasah.
Nama So’ Taw diambil dari Soto Taman Winangun, kuliner legendaris asal Kabupaten Kebumen. Nama tersebut dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap makanan khas daerah sekaligus identitas lokal madrasah.
MAN 2 Kebumen sendiri berada di Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Kepala MAN 2 Kebumen mengatakan pihaknya bangga karena karya siswa dapat ikut menemani perjalanan ibadah jemaah Indonesia di Arab Saudi.
“Alhamdulillah, jemaah haji membawa bekal produk anak-anak MAN 2 Kebumen. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah karena karya siswa bisa sampai ke Tanah Suci,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pendidikan akademik dan keagamaan, tetapi juga mendorong lahirnya kreativitas serta jiwa entrepreneur siswa.
Selain mudah disajikan hanya dengan air panas, produk So’ Taw juga telah memiliki sertifikat halal sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen.
Di tengah jauhnya jarak dari Indonesia, aroma rempah soto hangat itu menghadirkan suasana rumah bagi para jemaah haji. Bagi mereka, makanan sederhana tersebut bukan hanya santapan, tetapi juga pengingat keluarga dan kampung halaman.
Keberhasilan So’ Taw menembus pasar jemaah haji dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN 2 Kebumen. Produk lokal hasil kreativitas siswa madrasah itu kini mampu diterima masyarakat luas hingga level internasional.

