Wajib Tahu! Ini Arti Warna Pintu di Masjid Nabawi

Arifah
0


Masjid Nabawi. Foto Kemenag.

BeritaHaji.id - Ibadah haji 2026 mulai berlangsung. Aktivitas jemaah di Madinah, khususnya di kawasan Masjid Nabawi, pun semakin padat.

Di tengah kondisi tersebut, jemaah diimbau tidak hanya fokus pada ibadah, tetapi juga memahami aspek keselamatan. Salah satu yang kini menjadi perhatian adalah kemampuan mengenali akses keluar-masuk masjid.

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah RI menekankan pentingnya mengenali warna dan nomor pintu di Masjid Nabawi. Sistem ini dinilai sangat membantu, baik untuk mobilitas harian maupun saat kondisi darurat.

Dengan memahami penandaan pintu, jemaah akan lebih mudah kembali ke titik awal, menemukan rombongan, hingga mendapatkan pertolongan medis jika dibutuhkan.

Masjid Nabawi sendiri memiliki banyak pintu dengan kode warna dan nomor berbeda. Setiap warna menunjukkan arah sekaligus lokasi penting di sekitarnya.

Agar lebih mudah dipahami, berikut penjelasan fungsi masing-masing pintu:

Pintu Hijau

Pintu dengan nomor 301-308 dan 365-370 ini berada di sisi selatan. Jalur ini menjadi salah satu akses utama bagi jemaah yang ingin berziarah.

Lokasinya berdekatan dengan makam Rasulullah dan area Raudhah, yang menjadi tujuan utama banyak jemaah. Pintu ini juga sejajar dengan sektor 5.

Pintu Ungu

Bernomor 309-313, pintu ini berada di sisi barat daya. Akses ini dekat dengan Masjid Al Ghamama dan Masjid Abu Bakar.

Selain itu, pintu ungu juga dikenal sebagai jalur menuju distribusi air zamzam dalam jumlah besar. Salah satu titik utamanya berada di pintu 310.

Pintu Biru

Pintu bernomor 344-364 ini berada di sisi timur. Jalurnya mengarah ke Maqbarah Baqi, yakni kawasan pemakaman para sahabat.

Di area ini juga tersedia layanan kesehatan, yakni Bab Jibreel Health Care (UCC Level 2). Karena itu, pintu biru menjadi penting dalam kondisi darurat.

Pintu Oranye

Terletak di sisi barat dengan nomor 314-327, pintu ini mengarah ke Pasar Bilal dan Taman Saqifah.

Akses ini juga berdekatan dengan sektor 3 dan 4, sehingga cukup sering digunakan jemaah.

Pintu Merah

Pintu bernomor 328-343 berada di sisi utara. Jalur ini mengarah ke kawasan hotel dan pusat perbelanjaan.

Bagi jemaah Indonesia, pintu merah menjadi salah satu akses yang paling sering digunakan karena dekat dengan area penginapan.

Untuk mempermudah, jemaah bisa mengingat panduan arah berikut:

- Merah: arah hotel dan pusat belanja (utara)
- Oranye: menuju Pasar Bilal (barat)
- Ungu: distribusi zamzam (barat daya)
- Hijau: ziarah dan Raudhah (selatan)
- Biru: Maqbarah Baqi dan layanan kesehatan (timur)

Selain memahami jalur pintu, jemaah juga diwajibkan selalu mengenakan gelang identitas selama berada di Tanah Suci.

Gelang haji 2026 ini berbahan logam dan memuat berbagai informasi penting. Di antaranya nomor kloter, nomor paspor, nomor maktab, hingga tahun keberangkatan.

Tak hanya itu, gelang juga mencantumkan identitas Kementerian Haji dan Umrah RI serta penanda asal jemaah Indonesia.

Fungsi gelang ini sangat vital. Dalam kondisi jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan, petugas dapat dengan cepat melakukan identifikasi dan memberikan bantuan.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top