Hampir Separuh Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air
Juni 15, 2026
0
Makkah. BeritaHaji.id - Sebanyak 85.290 jemaah dan petugas haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air hingga hari ke-55 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Jumlah tersebut setara sekitar 41,7 persen dari total jemaah haji Indonesia tahun ini.
Selain melayani kepulangan ke Indonesia, petugas juga masih menangani pergerakan jemaah gelombang II dari Makkah menuju Madinah. Hingga saat ini, sebanyak 120 kloter dengan 46.017 jemaah dan 480 petugas telah diberangkatkan ke Kota Nabi.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah dan petugas yang telah bergerak dari Makkah ke Madinah mencapai 46.497 orang.
Untuk jemaah haji khusus, proses kepulangan juga terus berlangsung. Tercatat sebanyak 15.802 orang telah kembali ke Indonesia, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Sementara itu, data operasional menunjukkan sebanyak 222 kloter telah diterbangkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah. Kloter tersebut membawa 86.378 jemaah dan 885 petugas atau total 87.263 orang.
Adapun yang telah tiba di berbagai embarkasi di Indonesia hingga saat ini mencapai 217 kloter. Rinciannya terdiri atas 84.425 jemaah dan 865 petugas.
Di tengah proses pemulangan yang masih berjalan, Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha memastikan layanan bagi jemaah terus dioptimalkan hingga akhir operasional.
“Alhamdulillah, proses kepulangan jemaah hingga saat ini berlangsung dengan baik. Kami terus memastikan layanan pemulangan berjalan optimal agar seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan selamat hingga kloter terakhir,” ujar Ichsan Marsha di Makkah, Ahad, 14 Juni 2026.
Menurut Ichsan, ada banyak pelajaran yang dapat dibawa pulang oleh jemaah setelah menunaikan ibadah haji. Salah satunya adalah semangat saling membantu yang tumbuh selama berada di Tanah Suci.
“Selama berhaji, kita menyaksikan banyak keteladanan dari para jemaah. Ada yang membantu lansia, mendampingi jemaah yang kelelahan, berbagi kebutuhan, hingga saling menguatkan dalam menjalankan ibadah. Semangat kepedulian seperti inilah yang perlu terus dijaga setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” katanya.
Ia berharap nilai-nilai tersebut tetap terjaga saat para jemaah kembali menjalani aktivitas di lingkungan masing-masing. Sebab, ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.
“Kami berharap nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama di Tanah Suci dapat terus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian kepada sesama merupakan salah satu wujud nyata dari kemabruran haji yang manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tandasnya.
Kemenhaj menyatakan akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh jemaah haji Indonesia kembali ke daerah masing-masing dengan selamat.
Bagikan ke aplikasi lainnya

.png)
