Salah satunya Imam Subekhi, jemaah asal Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Bersama istrinya, Hamidah, ia langsung bersujud sesaat setelah turun dari bus yang membawa rombongan dari Bandara Adi Soemarmo menuju Donohudan.
“ Alhamdulillah perjalanan lancar, hari ini sudah sampai tanah air. Terima kasih pemerintah dan semuanya yang telah melayani kami dengan baik. Selama di sana (tanah suci) terlayani dengan baik sampai di Arafah, baik makanan maupun tenda atau pondok,” ujar Subekhi.
Kloter pertama yang tiba di Debarkasi Solo berjumlah 360 orang. Rinciannya, 358 jemaah dan petugas haji asal Kabupaten Tegal serta dua jemaah asal Kota Surakarta.
Rombongan tiba sekitar pukul 22.15 WIB setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama sejumlah pejabat daerah dan penyelenggara haji.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses ibadah dan kepulangan jemaah. Ia berharap para jemaah dapat menjadi haji mabrur serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, kualitas pelayanan haji yang diberikan pemerintah terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan agar pelayanan kepada jemaah semakin optimal.
Rasa syukur juga disampaikan Diah Karlita, jemaah asal Desa Kendalserut, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Ia akhirnya dapat menunaikan ibadah haji bersama suaminya, Ali Yusni, setelah menunggu antrean selama 14 tahun.
“Bersyukur akhirnya dapat panggilan bisa melaksanakan haji, semoga ibadah diterima oleh Allah SWT. Pelayanan sejak berangkat, di tanah suci, sampai pulang dengan baik, dan tidak ada kendala,” ujarnya.
Setelah prosesi penyambutan selesai, para jemaah langsung diberangkatkan menuju daerah asal menggunakan armada yang telah disiapkan panitia.
Sementara itu, Ketua PPIH Embarkasi Solo Fitriyanto menyampaikan bahwa pada musim haji 2026, Embarkasi Solo memberangkatkan sebanyak 29.039 jemaah haji.

