7 Cara Mencegah Dehidrasi saat Umrah Musim Panas

Ma'rifah Nugraha
0

Jemaah Indonesia. Foto Kemenag.

BeritaHaji.id - Juni hingga Agustus menjadi periode puncak musim panas di Arab Saudi. Pada waktu tersebut, suhu udara di Makkah pada siang hari umumnya berkisar 40 hingga 45 derajat Celsius.

Sementara itu, suhu di Madinah bahkan bisa mencapai sekitar 43 derajat Celsius pada jam-jam tertentu.

Kondisi cuaca yang sangat panas membuat jemaah umrah perlu lebih memperhatikan kondisi tubuh selama menjalankan rangkaian ibadah. Salah satu risiko yang kerap dihadapi adalah dehidrasi akibat kurangnya asupan cairan dan tingginya aktivitas fisik.

Meski demikian, dehidrasi dapat dicegah dengan persiapan yang baik dan kebiasaan menjaga kebutuhan cairan tubuh. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan agar tubuh tetap terhidrasi selama beribadah di Tanah Suci.

Cara Mencegah Dehidrasi saat Umrah

1. Minum air putih secara rutin

Jangan menunggu hingga merasa haus untuk minum. Rasa haus merupakan salah satu tanda awal tubuh mulai kekurangan cairan. Biasakan minum air putih secara berkala, terutama sebelum, selama, dan setelah menjalankan aktivitas maupun ibadah.

2. Selalu membawa botol minum

Sediakan botol minum yang mudah dibawa agar kebutuhan cairan dapat dipenuhi kapan saja. Cara ini juga membantu mengingatkan untuk minum lebih rutin.

3. Konsumsi makanan yang mengandung banyak air

Selain air putih, kebutuhan cairan juga bisa dipenuhi dari buah dan sayuran dengan kandungan air tinggi, seperti semangka, melon, jeruk, mentimun, dan selada. Makanan tersebut juga mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

4. Hindari paparan sinar matahari berlebihan

Kurangi aktivitas di bawah sinar matahari langsung, terutama pada siang hari saat suhu sedang tinggi. Jika harus berada di luar ruangan, gunakan payung, topi, atau kacamata hitam untuk mengurangi paparan panas.

5. Gunakan pakaian yang nyaman

Pilih pakaian berbahan ringan, longgar, dan mudah menyerap keringat. Pakaian yang nyaman membantu menjaga suhu tubuh sehingga risiko kehilangan cairan berlebih dapat diminimalkan.

6. Batasi minuman yang memicu dehidrasi

Kurangi konsumsi minuman berkafein maupun minuman dengan kadar gula tinggi karena pada sebagian orang dapat meningkatkan pengeluaran cairan tubuh. Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga hidrasi.

7. Istirahat yang cukup

Jangan memaksakan diri jika tubuh mulai terasa lelah. Luangkan waktu beristirahat di tempat yang teduh atau ber-AC agar suhu tubuh kembali normal dan kondisi fisik tetap terjaga.

Itulah sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah dehidrasi selama menjalankan ibadah umrah. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top