Wamenhaj Minta Ormas Hentikan Praktik Komodifikasi Jemaah Haji

Arifah
0

Muktamar XXIII Al Jam'iyah Washliyah yang berlangsung di Asrama Haji Kelas I Jakarta. Foto Kemenhaj.

Jakarta. BeritaHaji.id - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan pentingnya menghentikan praktik yang menjadikan jemaah haji dan umrah sebagai komoditas bisnis.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam memiliki peran penting untuk memberikan pelindungan sekaligus pendampingan kepada jemaah.

Pesan itu disampaikan Dahnil saat menghadiri Muktamar XXIII Al Jam'iyah Washliyah yang berlangsung di Asrama Haji Kelas I Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dahnil menilai ormas Islam perlu memperkuat keterlibatannya dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Salah satu caranya dengan memiliki Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta usaha perjalanan haji dan umrah sendiri.

Menurutnya, langkah itu akan membuat jemaah merasa lebih aman dan nyaman karena memperoleh pendampingan dari lembaga yang memiliki kedekatan organisasi serta nilai kekeluargaan.

"Keberadaan lembaga milik ormas akan menjadi penyeimbang di tengah maraknya komodifikasi jemaah. Kita harus memastikan jemaah tidak hanya diposisikan sebagai konsumen, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar organisasi yang wajib kita layani dan lindungi," ujar Wamenhaj.

Selain memperluas peran ormas, Dahnil juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pelayanan kepada jemaah. Ia menilai komitmen tersebut dibutuhkan di tengah masih adanya praktik nonprosedural yang dilakukan oleh oknum KBIHU.

Karena itu, ia mendorong Al Washliyah dan ormas Islam lainnya untuk mengelola sendiri lembaga bimbingan maupun travel resmi sehingga kualitas pelayanan terhadap jemaah dapat semakin terjaga.

Dalam sambutannya, Dahnil juga berharap Al Washliyah terus meningkatkan perannya dalam dakwah sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah pada penyelenggaraan haji dan umrah.

"Kita ingin Al Washliyah terus maju dalam berdakwah dan menghadirkan pencerahan bagi masyarakat. Ke depan, kami berharap Al Washliyah dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Pesan utama yang ingin kami tekankan adalah mari kita hentikan praktik yang menjadikan jemaah haji dan umrah sebagai komoditas bisnis semata. Di sinilah ormas keagamaan harus hadir untuk melindungi jemaah dan memastikan pelayanan diberikan dengan penuh tanggung jawab," ujar Wamenhaj.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai ormas Islam. Sinergi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, edukasi ibadah, hingga pengawasan agar penyelenggaraan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia semakin baik.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top