BSI Buka Pelunasan Haji Tahap Kedua, Target 95 Ribu Nasabah

Arifah
0

 

BSI Optimalkan Seluruh Channel Pembayaran Bipih. Foto BSI.

Jakarta. BeritaHaji.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan kesiapannya melayani calon jemaah haji Indonesia. Setelah tahap pertama ditutup pada 23 Desember 2025, hari ini, Jumat, 2 Januari 2026 pembayaran pelunasan Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) tahap kedua resmi dibuka.

Tahap kedua ini ditujukan bagi calon jemaah haji yang gagal lunas pada tahap pertama, pendamping lansia dan penyandang disabilitas, penggabungan keluarga terpisah, serta prioritas jemaah dari Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Periode pelunasan haji reguler tahap kedua dibuka mulai 2-9 Januari 2026. Total nasabah BSI yang masuk periode ini mencapai 95.021 orang atau sekitar 79,25% dari total kuota haji nasional. Mayoritas berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, pemerintah menetapkan Bipih reguler sebesar Rp87.409.365,45. 

“Jamaah hanya perlu melunasi selisih antara Bipih sesuai embarkasi dengan setoran awal Rp25 juta,” jelas Anton.

Proses pelunasan dapat dilakukan melalui 1.039 kantor cabang BSI, 126 ribu BSI Agen, mobile banking BYOND by BSI, dan BSI Net. Anton menekankan, sebelum melunasi, nasabah wajib memeriksa kesehatan dan dinyatakan istitoah atau sehat dari puskesmas setempat.

“Kami terus berupaya optimal menghubungi nasabah melalui telepon maupun kerjasama dengan pemerintah daerah untuk memberikan informasi tersebut,” tambah Anton.

BSI juga memperkuat sistem keamanan transaksi digital untuk menjamin perlindungan data dan dana nasabah. Edukasi mengenai tahapan pelunasan dan kesiapan dokumen dilakukan melalui official channel BSI, media sosial, call center BSI Call 14040, dan informasi di kantor cabang.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top