Bekasi Berangkatkan 3.346 Jemaah Haji 2026, Terbanyak Kedua di Jabar
April 07, 2026
0
Bekasi. BeritaHaji.id - Kabupaten Bekasi akan memberangkatkan 3.346 jemaah haji pada 2026. Jumlah ini menempatkan Bekasi sebagai daerah dengan jemaah terbanyak kedua di Jawa Barat.
Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menyebut tingginya angka tersebut mencerminkan besarnya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.
“Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi. Para jemaah yang berangkat tahun ini bahkan telah menunggu sekitar 12 hingga 13 tahun sejak mendaftar pada 2013-2014,” jelasnya.
Hal itu disampaikan Asep saat menghadiri kegiatan bimbingan manasik haji di Masjid Raya Al-Azhar Jababeka, Kamis, 2 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Asep menekankan pentingnya manasik haji sebagai bekal awal bagi calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Manasik haji ini sangat penting agar para calon jemaah memiliki pemahaman yang utuh, baik terkait tata cara ibadah maupun kesiapan mental dan spiritual,” ujar Asep.
Ia menjelaskan, manasik tidak hanya membahas tata cara ibadah, tetapi juga menyangkut kesiapan fisik dan mental selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Asep juga mengingatkan calon jemaah untuk mulai menjaga kesehatan sejak dini. Ia menilai kondisi fisik menjadi faktor penting dalam menunjang kelancaran ibadah.
“Mulai sekarang jaga kesehatan. Yang memiliki riwayat penyakit seperti asam urat, kolesterol, atau darah tinggi segera berobat dan rutin memeriksakan diri. Manfaatkan fasilitas kesehatan dan BPJS yang ada,” pesannya.
Selain menjaga kesehatan, jemaah diminta memperhatikan pola makan, waktu istirahat, serta menyiapkan obat-obatan pribadi selama di Tanah Suci.
Pemkab Bekasi, lanjut Asep, berkomitmen memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman dan tertib. Ia juga mengimbau jemaah tetap tenang di tengah berbagai informasi global dan mengikuti arahan resmi pemerintah.
“Insya Allah pemerintah telah mempersiapkan penyelenggaraan haji dengan sebaik-baiknya, termasuk aspek keamanan dan keselamatan jemaah,” katanya.
Ia pun berpesan agar seluruh jemaah menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
“Jadilah duta daerah yang mencerminkan akhlak mulia selama menjalankan ibadah haji,” tambahnya.
Di akhir, Asep berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dalam keadaan selamat.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran, keselamatan, dan kembali sebagai haji yang mabrur,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Bekasi Mulyono Hilman Hakim menegaskan manasik haji dilaksanakan secara terstruktur dan mengacu pada aturan yang berlaku.
“Manasik haji ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan jemaah haji, sehingga mereka memiliki pemahaman yang baik dalam melaksanakan ibadah sesuai tuntunan agama, serta mampu meraih haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia menyebut kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 serta Peraturan Menteri Agama Nomor 3 dan Nomor 2 Tahun 2025.
Pelaksanaan manasik dilakukan dalam dua tahap, yakni di tingkat kecamatan sebanyak empat kali di 13 titik, serta satu kali di tingkat kabupaten.
Mulyono menambahkan, total jemaah haji Kabupaten Bekasi tahun ini mencapai 3.355 orang. Sementara daftar tunggu saat ini mencapai 65.959 orang dengan masa tunggu sekitar 26 hingga 30 tahun.
“Kami berharap kuota haji untuk Kabupaten Bekasi ke depan dapat bertambah, sehingga dapat mengurangi masa tunggu yang saat ini cukup panjang,” ungkapnya.
Adapun jadwal keberangkatan jemaah direncanakan mulai 23 April 2026 hingga pertengahan Mei secara bertahap sesuai kelompok terbang.
Tags
Bagikan ke aplikasi lainnya


.png)