Ini Daftar Anjuran dan Larangan Jemaah Haji di Pesawat

Arifah
0

Jemaah dalam pesawat. Foto Kemenag.

BeritaHaji.id - Musim haji 2026 telah tiba. Ribuan jemaah Indonesia mulai diberangkatkan ke Tanah Suci menggunakan pesawat.

Karena durasi penerbangan bisa mencapai 9 hingga 10 jam, jemaah perlu menjaga kondisi tubuh sekaligus mematuhi aturan selama perjalanan.

Mengacu pada panduan resmi Kementerian Agama dalam Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2026, ada sejumlah hal yang dianjurkan serta larangan yang wajib diperhatikan demi keselamatan dan kenyamanan bersama di dalam pesawat.

Hal yang Dianjurkan Selama Penerbangan

Selama berada di dalam pesawat, jemaah diminta mengikuti arahan awak kabin dan petugas kloter. Aturan dasar penerbangan seperti duduk dengan tertib dan mengenakan sabuk pengaman harus selalu dipatuhi.

Barang bawaan juga sebaiknya disimpan di tempat yang telah disediakan agar tidak mengganggu ruang gerak penumpang lain.

Selain menjaga ketertiban, jemaah dianjurkan memanfaatkan waktu perjalanan untuk memperbanyak ibadah, seperti berzikir, berdoa, dan membaca Al-Qur’an sebagai persiapan spiritual menuju Tanah Suci.

Penggunaan fasilitas pesawat, terutama toilet, juga perlu diperhatikan. Jemaah diminta menggunakan air secukupnya dan menjaga kebersihan agar lantai tidak basah atau licin.

Dalam kondisi tertentu, jemaah diperbolehkan bertayamum sebelum menunaikan salat di dalam pesawat.

Jika selama perjalanan mengalami gangguan kesehatan, jemaah diimbau segera melapor kepada petugas kesehatan yang mendampingi kloter.

Larangan yang Wajib Dipatuhi

Selain anjuran, ada beberapa hal yang dilarang selama penerbangan.

Jemaah tidak diperbolehkan membuat kegaduhan, seperti berjalan-jalan tanpa keperluan, berkumpul di lorong kabin, atau berbicara terlalu keras yang dapat mengganggu penumpang lain.

Larangan merokok juga berlaku tegas, termasuk penggunaan rokok elektrik atau vape, baik di kursi penumpang maupun di toilet pesawat.

Ponsel wajib diatur ke mode pesawat selama perjalanan berlangsung sesuai aturan keselamatan penerbangan.

Jemaah juga diminta tidak membasahi lantai pesawat, baik saat menggunakan toilet maupun saat bersuci, karena dapat membahayakan penumpang lain.

Selain itu, candaan yang berkaitan dengan ancaman keamanan, seperti bom, sama sekali tidak diperbolehkan karena bisa memicu kepanikan.

Kepatuhan terhadap aturan ini menjadi bagian penting untuk menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kekhusyukan ibadah sejak awal keberangkatan menuju Tanah Suci.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top