Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir. Foto ist.
Madinah. BeritaHaji.id - Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, menegaskan pentingnya peran petugas dalam memberikan rasa aman dan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia setibanya di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, Minggu, 19 April 2026.
Arahan tersebut disampaikan saat briefing petugas di Hotel Daker Bandara Madinah.
“Keberadaan kita penting untuk jemaah haji, terutama untuk memberikan rasa aman dan tenang. Kita merupakan Petugas pertama yang dilihat jemaah saat tiba di bandara sehingga kita harus memberikan kesan terbaik,” ujar Abdul Basir.
Ia menekankan, petugas harus memahami dan menghormati regulasi otoritas setempat, namun tetap fleksibel dalam menjalankan tugas.
“Ada beberapa hal yang memang harus kita fleksibel. Namun prinsipnya, kita tetap mengikuti ketentuan otoritas bandara. Tujuan kita sama memberikan pelayanan dan penghormatan kepada duyufurrahman,” lanjutnya.
Abdul Basir juga menyoroti kecepatan layanan, terutama pada proses fast track.
“Layanan di fastrack sangat cepat, waktu cukup ketat, tapi data kita juga harus akurat. Jadi kita dituntut untuk memberikan layanan yang ekstra cepat dan tepat,” jelasnya.
Ia mengingatkan, satu kloter bisa tersebar di dua hingga tiga hotel sehingga koordinasi data dengan Daker Madinah menjadi penting.
“Yang perlu diperhatikan, satu kloter bisa beda dua sampai tiga hotel. Maka kita harus aktif koordinasi data akomodasi ke Daker Madinah,” katanya.
Untuk mendukung jemaah lansia dan disabilitas, disiapkan fasilitas mobil golf, payung, dan kursi roda di terminal haji.
“Mobil golf sudah ada di terminal haji. Untuk fast track, kita butuh payung dan kursi roda yang cukup,” tambahnya.
Penugasan petugas di bandara dibagi ke empat titik, yakni terminal haji, area fast track, gate internasional, dan terminal zero.
“Penugasan ada di empat titik, dengan konsentrasi terbesar di fast track, karena sekitar sekitar 90ribu jemaah kita turun di Mecca Route, yaitu jemaah dari embarkasi Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar,” pungkasnya.
Ia mengingatkan petugas menjaga kekompakan dan disiplin selama bertugas.
“Layani jemaah dengan sepenuh hati, jaga koordinasi, dan tetap solid di lapangan. Kita hadir di sini untuk memastikan jemaah merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik sejak pertama kali tiba di Arab Saudi,” tutupnya.
.png)

.png)