Lepas 200 Petugas, Menhaj Tekankan Tugas Haji Adalah Amanah Berat

Arifah
0


Pelepasan 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah gelombang II di Asrama Haji Pondok Gede. Foto Kemenhaj.

Jakarta. BeritaHaji.id - Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan bahwa menjadi petugas haji bukanlah pekerjaan yang nyaman, melainkan tugas berat yang penuh tanggung jawab, baik secara fisik maupun mental.

Pernyataan itu disampaikan saat dirinya melepas 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah gelombang II di Asrama Haji Pondok Gede, Jumat, 24 April 2026.

“Beratnya tugas di Makkah menuntut kestabilan fisik dan mental. Jaga ritme kerja, bekerja secara tim, dan bangun koordinasi yang matang,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas petugas haji bukan hanya bersifat teknis dan administratif, melainkan juga mengandung dimensi kemanusiaan dan tanggung jawab negara.

“Tugas ini bukan sekadar administratif dan teknis, tetapi juga tugas kemanusiaan sekaligus tugas negara. Kesalahan sekecil apa pun dapat dipersepsikan sebagai kesalahan negara, sementara keberhasilan saudara adalah keberhasilan negara,” ujar Menhaj.

Menurutnya, Makkah menjadi lokasi dengan tingkat kompleksitas tinggi karena merupakan pusat pelaksanaan puncak ibadah haji. Kondisi itu membuat peran petugas sangat krusial dalam memastikan layanan berjalan optimal.

Dalam arahannya, Menhaj menekankan pentingnya orientasi pelayanan dalam menjalankan tugas di lapangan. Petugas diminta untuk hadir melayani, bukan dilayani.

“Utamakan pelayanan kepada jemaah, khususnya lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. Semua wajib dilayani sebaik-baiknya. Ukur keberhasilan dari seberapa banyak jemaah yang terlindungi dan terlayani dengan baik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian yang dijalankan dengan hati.

“Gunakan hati untuk mengukur apakah pelayanan kita sudah baik atau belum. Bekerjalah dengan niat ibadah, hati yang bersih, dan mencerminkan keteladanan,” lanjutnya.

Selain itu, Menhaj turut mengajak para petugas untuk mendoakan bangsa Indonesia agar semakin kuat serta para pemimpinnya diberi kemudahan dalam menjalankan amanah.

Pelepasan 200 petugas ini menjadi bagian dari penguatan layanan haji Indonesia di Makkah sebagai pusat puncak pelaksanaan ibadah haji, dengan harapan pelayanan kepada jemaah dapat berjalan aman, nyaman, dan optimal.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top