Jemaah haji yang baru pulang dari Arab Saudi. Foto Depok.go.id.
DEPOK. BeritaHaji.id - Dinas Kesehatan Kota Depok mengingatkan jemaah haji yang baru pulang dari Arab Saudi agar tetap memperhatikan kondisi kesehatannya.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap sejumlah penyakit menular yang berpotensi muncul usai perjalanan ibadah haji.
Salah satu penyakit yang menjadi perhatian adalah Middle East Respiratory Syndrome (MERS). Penyakit infeksi saluran pernapasan ini masih ditemukan secara sporadis di beberapa negara di kawasan Timur Tengah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, mengatakan jemaah haji perlu mengenali gejala penyakit tersebut dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan setelah tiba di Indonesia.
Menurutnya, gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam, batuk, hingga sesak napas. Pemeriksaan sejak dini penting dilakukan untuk mencegah risiko penularan maupun komplikasi penyakit.
"Tidak perlu panik, namun tetap waspada. Segera periksa untuk mencegah penularan dan komplikasi penyakit," tutupnya.
Devi menjelaskan, MERS diketahui dapat menular dari unta yang terinfeksi kepada manusia melalui kontak erat maupun paparan sekret hewan tersebut.
Karena itu, jemaah diimbau menghindari kontak langsung dengan unta, terutama yang sedang sakit. Mereka juga disarankan tidak mengonsumsi susu unta mentah maupun produk olahan yang belum melalui proses pasteurisasi.
Selain itu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penularan penyakit.
"Jamaah haji juga diingatkan untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker bila mengalami gejala pernapasan," jelasnya.
Ia menambahkan, jemaah yang mengalami gejala gangguan pernapasan setelah kembali dari Arab Saudi sebaiknya segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

