Dua Jemaah Haji RI Wafat di Madinah, Total Jadi 7 Orang

Arifah
0

Jemaah haji Indonesia 2026. Foto Kemenhaj.

Jakarta. BeritaHaji.id - Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Moh. Hasan Afandi, menyampaikan dua jemaah haji Indonesia wafat di Madinah pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Kedua jemaah tersebut adalah Siti Sri Rahayu Sanusi dari kloter SOC-12 asal Kabupaten Pekalongan dan Endar Jaya Purwadi dari kloter BPN-01 asal Kota Samarinda. Dengan tambahan itu, total jemaah wafat menjadi tujuh orang.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Hasan.

Di tengah kabar duka tersebut, Hasan memastikan penyelenggaraan ibadah haji hingga hari ke-12 masa operasional berjalan lancar.

“Alhamdulillah, berdasarkan data hingga Jumat, 1 Mei 2026, sebanyak 175 kloter dengan 68.082 jemaah haji dan 697 petugas kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Seluruh proses terus kami kawal agar berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi jemaah,” ujar Hasan.

Ia menjelaskan, proses pemberangkatan, kedatangan, serta pergerakan jemaah berlangsung tertib dan terkoordinasi.

Data Kemenhaj mencatat, jemaah yang telah tiba di Madinah mencapai 165 kloter dengan 64.129 jemaah dan 657 petugas. Sementara itu, jemaah yang sudah berada di Makkah sebanyak 19 kloter dengan 7.387 jemaah dan 76 petugas.

Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan secara bertahap dengan pengawalan petugas di seluruh titik layanan.

Dari sisi kesehatan, layanan terus diberikan kepada jemaah. Sebanyak 5.576 jemaah tercatat menjalani rawat jalan, 105 jemaah dirujuk ke KKHI, dan 125 jemaah dirujuk ke RSAS. Saat ini, 39 jemaah masih menjalani perawatan di RSAS.

Kemenhaj juga menegaskan ketentuan pelaksanaan ibadah, khususnya terkait pembayaran dam.

“Jemaah yang akan melakukan pembayaran dam di Arab Saudi wajib menggunakan Adhahi. Kami mengingatkan agar tidak melakukan pembayaran di luar mekanisme resmi, termasuk membeli sendiri hewan di pasar,” jelas Hasan.

Selain itu, jemaah diimbau menjaga kondisi fisik di tengah cuaca panas, tidak membawa barang berlebihan, mengatur waktu ke Masjidil Haram, serta memperbanyak konsumsi air putih.

Jemaah juga diminta segera melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan.

“Fokus kami adalah memastikan jemaah terlindungi, ibadah berjalan sesuai ketentuan, dan seluruh layanan haji berlangsung aman, nyaman, profesional, serta ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan,” pungkas Hasan.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top