Ini Doa yang Dibaca Sahabat Nabi Setelah Tawaf di Ka'bah

Arifah
0
Jemaah haji 2026. Foto Kemenag.

Makkah. BeritaHaji.id - Ibadah haji dan umrah bukan hanya soal rangkaian ritual fisik. Di balik setiap amalan, ada doa dan penghambaan yang menjadi inti perjalanan seorang Muslim saat berada di Tanah Suci.

Salah satu momen yang dianjurkan untuk diisi dengan doa adalah setelah melaksanakan thawaf dan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim.

Mengutip laman MUI, amalan ini juga dicontohkan oleh sahabat Nabi SAW, Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhu. Dalam riwayat yang dicatat Ibnu Abi Syaibah dalam kitab Al-Mushannaf, Abdullah bin Umar disebut selalu memanfaatkan waktu setelah thawaf untuk bermunajat kepada Allah SWT.

Setelah menyelesaikan thawaf dan shalat sunnah dua rakaat, beliau duduk cukup lama untuk berdoa dan memuji Allah. Doa itu juga dibacanya ketika berada di antara Bukit Shafa dan Marwa saat sa'i.

Doa yang dipanjatkan berisi permohonan agar dijaga dalam agama, diberi kemudahan hidup, dicintai Allah, hingga memperoleh keselamatan di akhirat.

Berikut doa yang dibaca Abdullah bin Umar:

Allahumma'shimnii bidini-ka, wa thaa'ati rasuulika Shallallahu 'alaihi wasallam. Allahumma jannibnii huduudak. Allahummaj'alnii mimman yuhibbuk, wa yuhibbu malaa-ikatak, wa rusulak, wa 'ibaadakash shaalihiin. Allahumma habbibnii ilaik, wa ilaa malaa-ikatik, wa rusulik, wa 'ibaadikash shaalihiin. Allahumma aatinii min khairi maa tu'tii 'ibaadakash shaalihiin fid-dunyaa wal aakhirah. Allahumma yassirnii lilyusraa, wa jannibnil 'usraa, waghfirlii fil aakhirati wal uulaa. Allahumma awzi'nii an uwafiya bi'ahdikal ladzii 'aahadtanii 'alaihi. Allahummaj'alnii min a-immatil muttaqiin, waj'alnii min waratsati jannatin na'iim, waghfirlii khathii-atii yaumad diin.

Artinya: Ya Allah, jagalah aku dengan agama-Mu dan dengan ketaatan kepada Rasul-Mu SAW. Ya Allah, jauhkanlah aku dari batas batas-Mu. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang mencintai-Mu, mencintai malaikat-Mu, rasul-rasul-Mu, dan hamba-hamba-Mu yang saleh. Ya Allah, jadikanlah aku dicintai oleh-Mu, oleh malaikat-Mu, rasul-rasul-Mu, dan hamba-hamba-Mu yang saleh. Ya Allah, berikanlah sesama kebaikan sebagaimana yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh di dunia dan di akhirat. Ya Allah, mudahkanlah aku menuju kemudahan, jauhkan aku dari kesulitan, dan ampunilah aku di akhirat dan di dunia. Ya Allah, ilhamkanlah aku agar dapat menepati janji-Mu yang telah Engkau ikatkan Ya Allah, jadikanlah aku termasuk pemimpin orang-orang yang bertakwa, jadikanlah aku termasuk pewaris kesenangan, dan belas kasihanku pada hari pengorbanan.”

Doa tersebut mengandung banyak harapan seorang hamba kepada Allah SWT. Mulai dari perlindungan iman, kemudahan menjalani hidup, hingga permintaan agar diberi akhir yang baik.

Karena itu, jemaah dianjurkan tidak terburu-buru setelah thawaf. Luangkan waktu untuk duduk, berzikir, dan memanjatkan doa kepada Allah sebagaimana dicontohkan para sahabat Nabi SAW.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top