Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Ingatkan Dam Lewat Jalur Resmi

Arifah
0

Kakbah. Foto Kemenhaj.

Makkah. BeritaHaji.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mencatat sebanyak 100.268 jemaah haji Indonesia telah menyelesaikan dam menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Mayoritas jemaah melaksanakan dam melalui program resmi di Arab Saudi. Sisanya menyelesaikan dam di Indonesia maupun dengan berpuasa sesuai ketentuan.

Berdasarkan data Kemenhaj, sebanyak 71.262 jemaah membayar dam melalui program ADAHI di Arab Saudi. Kemudian 26.901 jemaah melaksanakan dam di Indonesia dan 2.105 jemaah memilih berpuasa.

Selain itu, ada 821 jemaah yang menggunakan skema haji ifrad sehingga tidak dikenai kewajiban dam tamattu’.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan pemerintah menghormati perbedaan pandangan fikih terkait pelaksanaan dam.

“Kemenhaj menghormati keberagaman pandangan fikih dalam pelaksanaan dam. Pemerintah memberikan ruang yang luas bagi jemaah untuk menjalankan keyakinan fikihnya masing-masing, dengan tetap memastikan pelaksanaannya berjalan tertib, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Ichsan di Makkah, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurut Ichsan, tata kelola dam tahun ini dinilai semakin tertata dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Arab Saudi.

“Pendataan dam jemaah haji Indonesia tahun ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Arab Saudi. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola layanan haji, termasuk pada aspek ibadah yang berkaitan langsung dengan kebutuhan jemaah,” katanya.

Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar berhati-hati terhadap tawaran pembayaran dam di luar jalur resmi.

“Jemaah kami minta tidak mudah percaya pada tawaran pembayaran dam yang tidak jelas. Jika ragu, segera berkonsultasi dengan petugas kloter, pembimbing ibadah, atau petugas haji Indonesia di sektor masing-masing,” tegas Ichsan.

Ia meminta jemaah memahami ketentuan dam dengan baik dan tidak sekadar ikut-ikutan saat menentukan pilihan pelaksanaan.

Selain soal dam, Kemenhaj juga melaporkan perkembangan operasional haji 2026. Hingga hari ke-30, sebanyak 498 kloter dengan 192.185 jemaah dan 1.984 petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi.

Untuk kedatangan gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport, Jeddah, tercatat 224 kloter dengan 85.618 jemaah dan 893 petugas telah tiba.

Sementara itu, sebanyak 487 kloter dengan 188.259 jemaah dan 1.984 petugas sudah berada di Makkah. Adapun jumlah jemaah haji khusus yang tiba di Tanah Suci mencapai 14.513 orang.

“Secara umum, layanan haji Indonesia berjalan lancar. Pemerintah terus memastikan seluruh aspek layanan, mulai dari kedatangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, pembinaan ibadah, hingga pelindungan jemaah, berjalan optimal,” ujar Ichsan.

Menjelang puncak ibadah haji, Kemenhaj meminta jemaah menjaga kesehatan dan menghemat tenaga.

“Jangan sungkan meminta bantuan kepada petugas. Petugas haji Indonesia hadir untuk mendampingi, melayani, dan melindungi jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” kata Ichsan.

Ia juga mengajak masyarakat Indonesia ikut mendoakan kelancaran ibadah seluruh jemaah haji tahun ini.

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, perlindungan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh tamu-tamu-Nya, serta menjadikan hajinya mabrur dan mabruroh,” tutup Ichsan.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top