Menhaj Beberkan Sejumlah PR Usai Puncak Haji 2026

Arifah
0

Menteri Haji dan Umrah Moch Irfan Yusuf. Foto Kemenhaj.

Jakarta. BeritaHaji.id - Sejumlah aspek layanan haji 2026 menjadi perhatian untuk dibenahi pada musim haji mendatang.

Mulai dari layanan di Mina, transportasi jemaah, akomodasi, hingga penguatan aspek kesehatan masuk dalam catatan evaluasi yang disiapkan Kementerian Haji dan Umrah.

Menteri Haji dan Umrah Moch Irfan Yusuf mengatakan berbagai masukan dari Tim Amirul Hajj akan menjadi bahan penyempurnaan penyelenggaraan haji tahun depan.

Salah satu sorotan utama adalah layanan di Mina yang dinilai menjadi titik paling kompleks saat puncak ibadah haji. Jutaan jemaah yang berkumpul dalam area terbatas membuat kualitas layanan di kawasan tersebut perlu terus ditingkatkan.

Selain Mina, evaluasi juga mencakup ketepatan waktu layanan transportasi pada fase sebelum dan sesudah Armuzna, peningkatan kualitas akomodasi agar lebih banyak jemaah mendapat hotel yang dekat dengan Masjidil Haram, serta penyempurnaan layanan konsumsi.

Tim Amirul Hajj juga menyoroti kualitas sumber daya manusia petugas haji. Hasil evaluasi menunjukkan petugas yang mengikuti pendidikan dan pelatihan secara komprehensif memiliki performa layanan yang lebih baik.

Karena itu, standardisasi pelatihan dan peningkatan kompetensi petugas akan menjadi salah satu fokus pembenahan pada musim haji berikutnya.

Di bidang kesehatan, pemerintah akan memperkuat aspek istithaah kesehatan, sistem penanganan jemaah sakit, serta ketersediaan tenaga medis.

"Kami ingin memastikan bahwa jemaah yang berangkat benar-benar memenuhi aspek istithaah kesehatan sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan aman," ujarnya, ditulis Selasa, 9 Juni 2026.

Selain itu, pemerintah juga akan mengevaluasi kualitas tenda dan sanitasi, mengurangi penggunaan sampah plastik dalam operasional haji, menyempurnakan timeline penyelenggaraan, hingga memperkuat tata kelola kontrak layanan agar lebih efektif dan akuntabel.

Di tengah proses evaluasi tersebut, pemulangan jemaah haji Indonesia masih terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 120 kloter atau 47.012 jemaah telah kembali ke Tanah Air.

"Hingga hari ini, sebanyak 120 kloter atau 47.012 jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Alhamdulillah seluruh tahapan penyelenggaraan haji secara umum berjalan sesuai harapan. Tentu masih ada sejumlah kekurangan yang menjadi bahan evaluasi, namun itu akan menjadi bagian dari upaya perbaikan layanan ke depan," ujar Irfan.

Menurutnya, fase pemulangan melalui Bandara Jeddah akan berlangsung hingga 15 Juni 2026. Sementara kloter terakhir dijadwalkan tiba di Indonesia pada 1 Juli 2026.

"Puncak haji memang telah selesai, tetapi pelayanan kepada jemaah belum berakhir. Seluruh petugas tetap bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing sampai kloter terakhir tiba di Indonesia. Fokus kami sekarang adalah memastikan proses pemulangan berlangsung aman, nyaman, tertib, dan lancar," tegasnya.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top