261 ASN Hasil Mutasi Resmi Bergabung dengan Kemenhaj

Arifah
0

Entry Program di Bogor, Jawa Barat. Foto Kemenhaj.

Bogor, BeritaHaji.id - Sebanyak 261 aparatur sipil negara (ASN) dipastikan bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui mekanisme mutasi pada 2026.

Mereka sebelumnya dinyatakan lolos Seleksi Mutasi ASN Karier yang diikuti ribuan peserta dari berbagai instansi.

Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho mengatakan, para ASN tersebut langsung mengikuti Entry Program di Bogor, Jawa Barat, Senin, 20 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembekalan sebelum mulai menjalankan tugas di lingkungan Kemenhaj.

“Entry Program dilaksanakan sebagai rangkaian proses seleksi mutasi pegawai dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah ke Kementerian Haji dan Umrah guna memenuhi kebutuhan SDM yang profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan,” ujar Teguh.

Ia menjelaskan, Seleksi Mutasi ASN Karier 2026 diikuti 1.772 PNS dari kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 261 orang dinyatakan lolos.

“Berdasarkan informasi dari BKN, seleksi ASN Karier Kemenhaj merupakan seleksi mutasi PNS terbesar yang pernah diselenggarakan oleh BKN,” katanya.

Sebelum proses perpindahan instansi diselesaikan, seluruh peserta yang lolos diminta melakukan konfirmasi ulang melalui aplikasi MyASN BKN. Hasilnya, seluruh 261 pegawai menyatakan komitmen bergabung dengan Kemenhaj, sedangkan delapan pegawai memilih membatalkan perpindahan yang mayoritas karena alasan keluarga.

“Konfirmasi ulang dilakukan sebelum diterbitkannya Surat Keputusan Pindah Instansi oleh BKN untuk memastikan komitmen para pegawai bergabung dengan Kementerian Haji dan Umrah,” jelas Teguh.

Dari total ASN yang bergabung, sebanyak 220 orang berasal dari pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Sementara 41 pegawai lainnya berasal dari berbagai kementerian dan lembaga. Adapun dua pegawai belum mengikuti Entry Program dan akan dijadwalkan pada kegiatan berikutnya.

Menurut Teguh, Entry Program digelar untuk mempercepat proses penyesuaian para ASN baru sekaligus membangun pemahaman terhadap visi, misi, dan budaya kerja Kemenhaj.

“Entry Program diperlukan untuk mempercepat adaptasi, memperkuat pemahaman terhadap visi, misi, tugas dan fungsi organisasi, serta menanamkan komitmen integritas sebagai ASN Kementerian Haji dan Umrah,” ujarnya.

Selama pembekalan, peserta menerima materi kedisiplinan dan penguatan integritas dari Direktorat Pembinaan Mental TNI Angkatan Darat. Selain itu, mereka juga mendapatkan materi mengenai tugas dan fungsi Kemenhaj, psikologi, serta motivasi spiritual.

“Melalui pembekalan ini, kami berharap para peserta dapat segera menyesuaikan diri, memahami tanggung jawabnya, dan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” tandas Teguh.

Kegiatan Entry Program turut dihadiri jajaran pimpinan Kemenhaj, mulai dari pejabat pimpinan tinggi madya, staf ahli, staf khusus, tenaga ahli, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, hingga jajaran Direktorat Pembinaan Mental TNI Angkatan Darat.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top