Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo. Foto Kemenhaj Probolinggo.
Probolinggo, BeritaHaji.id - Masyarakat diminta tidak panik jika saat mengecek estimasi keberangkatan haji terjadi perubahan tahun keberangkatan, misalnya dari 2027 menjadi 2028.
Pergeseran tersebut bukan berarti nomor porsi haji mundur, melainkan dampak dari proses pembaruan dan penyesuaian data yang masih berlangsung selama operasional haji.
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo, Ervin Syarif Arifin, mengatakan perubahan estimasi keberangkatan saat musim haji merupakan hal yang wajar.
Sebab, sistem masih melakukan pemadanan data hingga seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji selesai.
"Jemaah tidak perlu panik apabila saat mengecek estimasi keberangkatan terjadi perubahan. Pergeseran tersebut bukan berarti jumlah porsi haji mundur, melainkan sistem penyesuaian yang dilakukan selama operasional haji masih berlangsung," katanya, ditulis Jumat 17 Juli 2026.
Ervin menjelaskan setelah operasional haji berakhir, sistem akan kembali melakukan validasi dan pemutakhiran data. Dari proses itu, estimasi keberangkatan akan disesuaikan kembali berdasarkan data terbaru dan kuota yang berlaku.
“Setelah musim haji berakhir, sistem akan melakukan pembaruan data kembali. Saat itulah estimasi keberangkatan akan disesuaikan dengan data yang valid berdasarkan kuota yang berlaku,” jelasnya.
Ia memastikan hak keberangkatan seluruh jemaah tetap aman. Nomor porsi yang dimiliki calon jemaah tidak berubah dan tetap menjadi acuan dalam antrean keberangkatan sesuai kuota haji nasional.
“Kami menghimbau masyarakat agar tidak mudah khawatir atau percaya pada informasi yang belum jelas. Selama nomor porsi tetap sama, hak keberangkatan jemaah tetap terjamin dan akan mengikuti kuota yang telah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.
Ervin juga mengimbau masyarakat agar memperoleh informasi seputar estimasi keberangkatan hanya melalui kanal resmi Kementerian Haji dan Umrah atau langsung menghubungi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo.
“Dengan informasi yang benar, masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang menimbulkan keresahan. Kami siap memberikan penjelasan kepada seluruh calon jemaah haji mengenai proses antrean maupun estimasi keberangkatan,” tutupnya.


.png)