Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho. Foto Kemenhaj.
Jakarta, BeritaHaji.id - Hasil uji kompetensi susulan seleksi mutasi masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Layanan ASN Karier Tahun 2026 di Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah diumumkan.
Peserta kini sudah dapat melihat hasil seleksi melalui tautan resmi yang disediakan Kemenhaj.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Sekretaris Jenderal Nomor PENG-12/SJ/2026.
Berdasarkan hasil uji kompetensi susulan, tiga peserta dinyatakan lulus seleksi mutasi setelah memenuhi ambang batas Job Person Match (JPM) minimal 78 persen atau kategori Cukup Optimal.
Tiga peserta yang dinyatakan lulus berasal dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Pemerintah Kota Sibolga, dan Kementerian Agama.
Seleksi mutasi ini merupakan bagian dari upaya Kemenhaj memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung transformasi layanan haji dan umrah.
Dalam prosesnya, peserta mengikuti Computer Assisted Competency Test (CACT) yang mengukur kompetensi manajerial, mulai dari integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi hasil, pelayanan publik, pengembangan diri, pengelolaan perubahan, pengambilan keputusan, hingga aspek sosial kultural.
Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel.
"Kepercayaan publik dibangun melalui proses seleksi yang bersih, objektif, dan transparan. Seluruh keputusan Panitia Seleksi telah melalui mekanisme yang ditetapkan dan bersifat final. Kami mengajak seluruh peserta untuk terus mengikuti perkembangan informasi melalui media resmi Kemenhaj," ujar Teguh di Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.
Teguh menegaskan kualitas ASN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga karakter, integritas, dan semangat melayani masyarakat.
"Transformasi kelembagaan harus diiringi dengan transformasi kualitas SDM. Karena itu, kami terus membangun budaya kerja yang profesional, adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada pelayanan publik," pungkasnya.
Kemenhaj juga kembali menegaskan komitmennya menjaga proses rekrutmen yang bersih dengan menolak segala bentuk suap, gratifikasi, maupun praktik yang bertentangan dengan prinsip merit system dalam manajemen ASN.
Hasil lengkap seleksi dapat diakses melalui tautan https://cloud.haji.go.id/index.php/s/zPryqqEggfN96tD.


.png)