Tinggal 5 Persen Jemaah di Madinah, Kemenhaj Pastikan Layanan Tak Berhenti
Juli 01, 2026
0
Jakarta. BeritaHaji.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia tetap berjalan maksimal meski operasional haji 1447 H/2026 M telah memasuki fase akhir.
Saat ini, sekitar lima persen jemaah masih berada di Madinah dan menjadi fokus pelayanan hingga seluruhnya kembali ke Tanah Air.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan seluruh layanan bagi jemaah di Madinah tetap diberikan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah.
"Fokus kami saat ini adalah memastikan jemaah yang masih berada di Madinah dapat menuntaskan rangkaian ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk sebelum kembali ke Tanah Air. Komitmen pelayanan Kemenhaj tidak berkurang meskipun operasional haji telah memasuki fase akhir," ujar Maria di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.
Selain memastikan layanan harian tetap berjalan, Kemenhaj juga menuntaskan fasilitasi penerbitan Tasreh Raudhah bagi jemaah yang berhak. Hingga hari ke-71 operasional haji, sebanyak 165.486 Tasreh Raudhah telah diterbitkan, terdiri atas 54.506 tasreh untuk jemaah gelombang pertama dan 110.980 tasreh untuk jemaah gelombang kedua.
Menurut Maria, penerbitan Tasreh Raudhah dilakukan agar jemaah dapat melaksanakan ibadah di Raudhah secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan otoritas Arab Saudi.
Sementara itu, proses pemulangan jemaah ke Indonesia juga terus berlangsung. Hingga hari ke-71, sebanyak 509 kelompok terbang telah diberangkatkan menuju Tanah Air. Rinciannya, 267 kloter melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah dan 242 kloter melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah.
Secara keseluruhan, sebanyak 194.319 jemaah dan 2.011 petugas haji telah kembali ke Indonesia.
Di dalam negeri, proses debarkasi juga hampir rampung. Debarkasi Banten, Medan, Lombok, Padang, Palembang, dan Aceh telah menyelesaikan seluruh pemulangan jemaah. Sementara Debarkasi Balikpapan, Batam, Banjarmasin, Jakarta Pondok Gede, Bekasi, Kertajati, Solo, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta masih melayani kepulangan jemaah hingga 1 Juli 2026.
Menjelang berakhirnya operasional haji, Maria mengajak jemaah yang telah tiba di Tanah Air untuk tetap menjaga kesehatan selama masa pemulihan sekaligus mempertahankan kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami berharap kemabruran haji tidak berhenti sebagai capaian pribadi, tetapi menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas. Mari bersama-sama mewujudkan Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban, sehingga nilai-nilai haji dapat terus hidup dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan umat," tutup Maria.
Bagikan ke aplikasi lainnya


.png)