Zainudin (tengah) menyimpan cerita yang mengharukan. Foto: MCH 2026.
Makkah. BeritaHaji.id - Zainudin (84), jemaah haji asal Bojong, Tegal, Jawa Tengah, tetap berangkat ke Tanah Suci meski harus berpisah dengan sang istri yang batal berhaji karena kondisi kesehatan.
“Awalnya saya berangkat berdua dengan istri. Tapi mendadak istri saya sakit,” ujar Zainudin saat ditemui di Hotel Gulf Suits, Jumat, 1 Mei 2026, dikutip dari laman LDII.
Ia menceritakan, kondisi sang istri menurun sekitar sepekan sebelum masuk embarkasi. Awalnya masih bisa beraktivitas, namun kemudian tidak mampu berjalan hingga harus menggunakan kursi roda.
“Awalnya masih bisa jalan, lalu mendadak tidak bisa berjalan dan harus pakai kursi roda,” katanya.
Saat pemeriksaan di embarkasi Solo, petugas juga menemukan adanya gangguan daya ingat. Sang istri tidak mampu merespons pertanyaan dengan baik.
"Waktu di embarkasi ditanya petugas, jawabannya sudah melantur. Ternyata mengalami gangguan ingatan,” tutur Zainudin.
Berdasarkan hasil tersebut, istrinya dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan (tidak istithaah) untuk berangkat haji tahun ini.
Meski begitu, Zainudin tetap bersyukur karena kondisi fisik istrinya kini mulai membaik.
“Alhamdulillah sekarang sudah sehat lagi, sudah bisa beraktivitas. Hanya ingatannya memang belum pulih sepenuhnya,” ujarnya.
Di tengah situasi tersebut, Zainudin akhirnya menunaikan ibadah haji seorang diri. Ia telah menunggu sekitar 14 tahun sejak mendaftar pada 5 Desember 2012 melalui KBIHU Bojong Al-Ikhsan.
“Saya daftar tanggal 5 Desember 2012. Alhamdulillah sekarang bisa sampai di Makkah. Rasanya sangat senang,” tuturnya.
“Alhamdulillah, sekarang usia saya 84 tahun. Saya sangat senang akhirnya bisa sampai di sini,” ujarnya.
Zainudin mengaku tiba di hotel sekitar pukul 14.00 waktu Arab Saudi. Setelah beristirahat, ia dijadwalkan menjalankan umrah wajib pada pukul 22.00 WAS menggunakan bus shalawat.
“Tadi saya sampai sekitar jam 2 siang, insyaAllah nanti malam jam 10 saya akan melaksanakan umrah wajib,” katanya.
Di Tanah Suci, Zainudin berharap diberi kesehatan agar dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah.
“Semoga saya diberi kesehatan, umur panjang, dan bisa menjalankan ibadah dengan baik sampai selesai,” ucapnya.
Zainudin mengungkapkan, biaya haji ia kumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil bertani palawija.
“Saya seorang petani palawija. Dari hasil panen tersebut saya kumpulkan untuk mendaftar haji bersama istri,” tutupnya.

.png)
