Kemenhaj Minta Jemaah Fokus Jaga Kesehatan Jelang Armuzna

Arifah
0


Jemaah haji Indonesia 2026. Foto Kemenhaj.

Jakarta. BeritaHaji.id - Sebanyak 24 jemaah haji Indonesia dilaporkan wafat di Arab Saudi hingga hari ke-21 operasional haji 1447 H/2026 M.

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia pun mengimbau jemaah mulai menghemat tenaga menjelang fase puncak ibadah haji.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan kondisi cuaca di Makkah dan Madinah saat ini cukup panas dengan suhu mencapai 38 hingga 42 derajat Celsius. Karena itu, jemaah diminta tidak memaksakan diri beraktivitas di luar hotel, terutama pada siang hari.

“Jemaah perlu mengutamakan kesehatan. Hemat tenaga, cukup istirahat, makan tepat waktu, minum air putih yang cukup, dan selalu ikuti arahan petugas,” ujar Maria di Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Kemenhaj juga mengingatkan jemaah lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah risiko tinggi agar segera melapor kepada petugas apabila mengalami gangguan kesehatan.

Keluhan yang dimaksud seperti pusing, sesak napas, nyeri dada, demam, batuk berat, hingga kondisi tubuh yang mulai menurun.

“Jangan menunggu kondisi memburuk. Kesehatan adalah bekal utama menuju puncak haji,” tegas Maria.

Di sisi lain, layanan kesehatan haji masih terus berjalan. Hingga saat ini tercatat 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Kemenhaj juga mencatat satu jemaah wafat pada Ahad, 10 Mei 2026 yakni Kasiani Sigito Tarmidi dari KNO 8 asal Kota Medan, Sumatera Utara.

Dengan tambahan tersebut, total jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi hingga kini mencapai 24 orang.

“Atas nama Kemenhaj, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Maria.

Sementara itu, hingga hari ke-21 operasional haji, sebanyak 341 kloter dengan total 132.057 jemaah dan 1.361 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 240 kloter berisi 92.767 jemaah dan 960 petugas sudah tiba di Makkah dari Madinah.

Untuk gelombang kedua melalui Jeddah, tercatat 67 kloter dengan 25.541 jemaah dan 269 petugas telah tiba di Arab Saudi. Sedangkan jumlah jemaah haji khusus yang sudah datang mencapai 5.766 orang.

Kemenhaj juga menekankan pentingnya peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dalam mendampingi jemaah, baik terkait manasik maupun edukasi kesehatan dan kedisiplinan selama di Tanah Suci.

Selain itu, Kemenhaj telah menerbitkan edaran pengaturan pergerakan jemaah sebagai langkah mitigasi menjelang fase puncak haji.

Jemaah diminta mematuhi arahan petugas saat aktivitas dari hotel menuju Masjidil Haram, perjalanan Madinah ke Makkah, hingga persiapan menuju Armuzna.

Khusus jemaah gelombang kedua yang tiba melalui Jeddah, Maria mengimbau agar mengenakan kain ihram sejak di embarkasi karena akan mengambil miqat dalam perjalanan menuju Arab Saudi dan langsung melaksanakan umrah wajib setibanya di Makkah.

Maria juga mengapresiasi seluruh petugas haji Indonesia yang terus bekerja memberikan layanan kepada jemaah selama operasional berlangsung.

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, perlindungan, dan kesehatan kepada seluruh jemaah haji Indonesia, serta menjadikan hajinya mabrur,” tutup Maria.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top