Saifuddin HM Abd Muin Saideng (58), jemaah haji tunanetra yang tergabung dalam Kloter 17 Debarkasi Makassar. Foto Himpuh News.
Makassar. BeritaHaji.id - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mendapat penghargaan tak biasa dari Pemerintah Arab Saudi.
Nama Saifuddin HM Abd Muin Saideng (58), jemaah haji tunanetra yang tergabung dalam Kloter 17 Debarkasi Makassar, disebut akan diabadikan menjadi nama salah satu masjid yang akan dibangun di Arab Saudi.
Kabar tersebut diketahui setelah Saifuddin tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, Minggu, 14 Juni 2026.
Saat itu, kedatangannya disambut langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf.
Saifuddin mengaku terkejut saat mengetahui namanya akan digunakan sebagai nama masjid.
"Saya tidak sangka nama saya akan dijadikan nama masjid yang akan dibangun," kata Saifuddin kepada wartawan di Asrama Haji Sudiang Makassar, dikutip dari laman Himpuh News.
Menurut Saifuddin, informasi tersebut disampaikan saat dirinya berada di Masjidil Haram bersama pendamping kloter.
Ia mengaku awalnya dipanggil oleh imam masjid setelah salat Isya tanpa mengetahui tujuan pertemuan tersebut.
"Di Masjidil Haram setelah salat Isya, kami dipanggil imam masjid. Pak Kandep (pendamping kloter jemaah haji) bilang, 'ke sini dulu ada yang mau dibicarakan'," ujarnya.
Bagi Saifuddin, momen tersebut menjadi pengalaman paling berkesan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Ia mengungkapkan selama berhaji sempat memanjatkan doa agar kembali bisa melihat. Namun menurutnya, Allah memberikan jalan lain yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
"Saya berdoa semoga bisa melihat, tetapi semuanya kembali kepada rezeki malah nama saya digunakan untuk menjadi nama masjid," tuturnya.
Meski doanya untuk kembali memperoleh penglihatan belum terwujud, Saifuddin mengaku tetap bersyukur atas penghormatan yang diterimanya.
Ia juga menyebut seluruh rangkaian ibadah hajinya berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
"Perjalanan lancar, tidak ada kendala dan Alhamdulillah saya senang sekali," tambah Saifuddin.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf membenarkan adanya rencana pengabadian nama Saifuddin sebagai nama masjid di Arab Saudi.
Menurut Irfan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Arab Saudi terhadap kelompok jemaah yang mendapat perhatian khusus dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
"Ini suatu apresiasi dari pemerintah Saudi. Tahun ini kita memberikan perhatian kepada tiga kelompok, yaitu jemaah haji perempuan, jemaah haji lansia, dan jemaah haji berkebutuhan khusus, termasuk beliau," beber Irfan Yusuf.
Ia menambahkan, perhatian terhadap jemaah lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas menjadi salah satu fokus utama dalam pelayanan haji tahun 2026.

