Jemaah haji Indonesia. Foto Kemenhaj.
BeritaHaji.id - Sejumlah jemaah haji Indonesia mulai kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Dalam tradisi Islam, umat Muslim dianjurkan menyambut kepulangan mereka dengan doa dan ungkapan syukur.
Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), Ustadz Alhafiz Kurniawan, menjelaskan bahwa mendoakan jemaah haji yang baru pulang merupakan amalan yang dianjurkan.
"Kita dianjurkan menyambut kepulangan mereka dengan penuh gembira. Kita juga dianjurkan mendoakan jamaah haji sepulang mereka menunaikan ibadah di tanah suci," tulis Ustadz Alhafiz Kurniawan sebagaimana dikutip dari NU Online.
Menurutnya, anjuran tersebut dijelaskan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Idhah fi Manasikil Hajj.
“Orang yang menyalami jamaah haji sepulang manasik dianjurkan mendoakannya," tulis Ustadz Alhafiz mengutip kitab tersebut.
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca saat menyambut kepulangan jemaah haji adalah:
Qabballallâhu hajjaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka.
Artinya, “Semoga Allah menerima ibadah hajimu, mengampuni dosamu, dan mengganti pengeluaranmu.”
Doa tersebut berasal dari hadis yang diriwayatkan dalam kitab Ibn As-Sinni dari Abdullah bin Umar. Riwayat itu juga dikutip Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar An-Nawawiyah.
Selain doa tersebut, terdapat doa lain yang juga dianjurkan dibaca ketika bertemu jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci.
Allâhummaghfir lil hâjj, wa li man istaghfara lahul hâjj.
Artinya, “Ya Allah, ampunilah dosa jamaah haji ini dan dosa orang yang dimintakan ampun oleh jamaah haji ini.”
Ustadz Alhafiz menjelaskan, doa tersebut bersumber dari hadis riwayat Abu Hurairah RA yang juga dicantumkan Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar dengan mengutip Sunan Al-Baihaqi.
"Menurut Imam Al-Hakim, hadits ini shahih berdasarkan syarat hadits Muslim," pungkasnya.
Dalam tradisi Islam, umat Muslim dianjurkan menyambut kepulangan mereka dengan doa dan ungkapan syukur.
Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), Ustadz Alhafiz Kurniawan, menjelaskan bahwa mendoakan jemaah haji yang baru pulang merupakan amalan yang dianjurkan.
"Kita dianjurkan menyambut kepulangan mereka dengan penuh gembira. Kita juga dianjurkan mendoakan jamaah haji sepulang mereka menunaikan ibadah di tanah suci," tulis Ustadz Alhafiz Kurniawan sebagaimana dikutip dari NU Online.
Menurutnya, anjuran tersebut dijelaskan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Idhah fi Manasikil Hajj.
“Orang yang menyalami jamaah haji sepulang manasik dianjurkan mendoakannya," tulis Ustadz Alhafiz mengutip kitab tersebut.
Salah satu doa yang dianjurkan dibaca saat menyambut kepulangan jemaah haji adalah:
قَبَّلَ اللهُ حَجَّكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَأَخْلَفَ نَفَقَتَكَ
Qabballallâhu hajjaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka.
Artinya, “Semoga Allah menerima ibadah hajimu, mengampuni dosamu, dan mengganti pengeluaranmu.”
Doa tersebut berasal dari hadis yang diriwayatkan dalam kitab Ibn As-Sinni dari Abdullah bin Umar. Riwayat itu juga dikutip Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar An-Nawawiyah.
Selain doa tersebut, terdapat doa lain yang juga dianjurkan dibaca ketika bertemu jemaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْحَاجِّ وَلِمَنِ اسْتَغْفَرَ لَهُ الحَاجُّ
Allâhummaghfir lil hâjj, wa li man istaghfara lahul hâjj.
Artinya, “Ya Allah, ampunilah dosa jamaah haji ini dan dosa orang yang dimintakan ampun oleh jamaah haji ini.”
Ustadz Alhafiz menjelaskan, doa tersebut bersumber dari hadis riwayat Abu Hurairah RA yang juga dicantumkan Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar dengan mengutip Sunan Al-Baihaqi.
"Menurut Imam Al-Hakim, hadits ini shahih berdasarkan syarat hadits Muslim," pungkasnya.

