Dana Haji 2025 Melesat, Nilai Manfaat Tembus Rp 12 Triliun

Arifah
0
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)

Jakarta. BeritaHaji.id - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat kinerja positif sepanjang 2025 di tengah dinamika pasar dan tekanan ekonomi global.

Mengutip laman resminya, lembaga ini berhasil membukukan nilai manfaat sebesar Rp 12,09 triliun, dengan total dana kelolaan mencapai Rp 180,72 triliun.

Capaian tersebut ditopang oleh imbal hasil pengelolaan dana haji sebesar 6,86 persen sepanjang tahun 2025. Hasil investasi itu menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan nilai manfaat bagi jemaah dan umat.

Di sisi lain, tingkat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana haji juga terus meningkat. Hal itu tercermin dari jumlah pendaftar haji baru yang melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2025.

Tahun ini, target pendaftaran ditetapkan sebanyak 422.000 jemaah. Namun realisasinya mencapai 488.419 jemaah, melampaui target yang telah ditetapkan.

Dalam pengelolaannya, BPKH menegaskan komitmen menjaga dana jemaah agar tetap aman, dikelola secara hati-hati, transparan, dan sesuai prinsip syariah. Pengelolaan dana dilakukan dengan prinsip kehati-hatian tinggi serta mengedepankan manajemen risiko.

Selain itu, dana haji yang dikelola BPKH juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga aspek keamanan dana jemaah tetap terjaga.

Di tengah kondisi ekonomi global yang terus bergerak, BPKH tetap menerapkan pengelolaan dana secara prudent. Demikian bukan hanya menjaga keamanan dana, tetapi juga memastikan manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh jemaah serta umat.

Kepala Badan Pelaksana BPKH menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga amanah dana umat.

“BPKH berkomitmen menjaga dana haji tetap aman, dikelola secara hati-hati, dan memberi manfaat berkelanjutan bagi jemaah,” ujarnya, dikutip dari laman BPKH, Sabtu 7 Februari 2026.

Ke depan, BPKH menyatakan akan terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta strategi investasi syariah yang terukur.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top