Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Muhtasit. Foto: BeritaHaji.id/ HM. Miftahul Arief.
Semarang. BeritaHaji.id - Meski kewenangan penyelenggaraan ibadah haji telah beralih ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang menegaskan tetap memberikan dukungan penuh, khususnya dalam proses administrasi dan kepegawaian.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Muhtasit, menyampaikan bahwa Kemenag Kota Semarang tetap mendukung sambil menjalankan seluruh proses yang menjadi kewenangannya.
“Kantor Kemenag Kota Semarang mendukung sambil melaksanakan seluruh proses, baik kepegawaian,” ujarnya usai membuka kegiatan Manasik Haji Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKM) 2 MI Kota Semarang di Firdaus Fatimah Zahra, Gunungpati, Kota Semarang, Rabu 4 Februari 2026.
Ia menjelaskan, seluruh proses administrasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji tetap dilakukan, termasuk pengusulan aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya bertugas di bidang haji.
“Semua proses administrasi menuju ke haji kita lakukan semua, termasuk beberapa ASN yang ingin pindah ke haji kita usulkan secara resmi,” jelasnya.
Menurut Muhtasit, koordinasi antar kementerian telah berjalan. Namun hingga kini, pengusulan tersebut masih menunggu keputusan di tingkat pusat.
“Antar kementerian sudah melakukan koordinasi, teman-teman di Kemenag yang tidak di PHU saat ini sedang kita usulkan, belum ada jawaban dari Sekjen, kita masih menunggu beberapa minggu atau beberapa bulan,” katanya.
Ia menambahkan, mekanisme pengusulan dilakukan secara berjenjang dari daerah ke pusat.
“Pengusulan dari kabupaten/kota ke provinsi, nanti provinsi dinaikkan ke pusat jadi usulan provinsi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muhtasit mengungkapkan bahwa pasca pelantikan Kementerian Haji di tingkat kota, pihaknya akan menindaklanjuti dengan kerja sama formal.
“Setelah dilantik Kemenhaj Kota, kami membuat nota kesepahaman (MoU) antara Kemenag dan Kemenhaj, ada beberapa item,” jelasnya.
Salah satu poin dalam nota kesepahaman tersebut, kata Muhtasit, berkaitan dengan dukungan layanan haji di Kota Semarang, termasuk edukasi kepada calon jemaah.
“Salah satunya pemberian layanan haji di Kota Semarang, contoh memberikan edukasi bagi calon jemaah haji melalui KUA, melalui penyuluh. Kami bisa melibatkan KUA bisa tidak, sesuai kebutuhan,” paparnya.
Di akhir pernyataannya, Muhtasit menyampaikan harapan agar Kementerian Haji dapat menjalankan tugas dengan baik dalam melayani jemaah.
“Sukses untuk Kemenhaj, semoga teman-teman diberikan kekuatan terus untuk melayani jamaah,” pungkasnya.
.png)


.png)