HIMPUH Ungkap 4 Penyebab Visa Umrah Berisiko Gagal Terbit

Arifah
0

Kakbah. Foto Kemenhaj.

Jakarta, BeritaHaji.id - Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) diminta tidak mengabaikan sejumlah tahapan penting sebelum memberangkatkan jemaah.

Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) mengingatkan kelalaian dalam proses administrasi berisiko menyebabkan visa umrah gagal terbit hingga keberangkatan jemaah tertunda.

Peringatan itu disampaikan Wakil Ketua Umum HIMPUH Bidang Umrah, Fatma Kartika Sari. Menurutnya, masih banyak penyelenggara yang kurang teliti dalam memenuhi persyaratan, padahal hal tersebut sangat menentukan kelancaran proses penerbitan visa.

"Saya perlu mengingatkan kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), terutama anggota HIMPUH, agar memperhatikan empat poin ini untuk menghindari gagal terbit visa yang pada gilirannya dapat mengakibatkan gagal berangkat jemaah," ujar Fatma, mengutip laman Himpuh, Rabu 8 Juli 2026.

Salah satu poin yang menjadi perhatian ialah pemilihan provider visa. Fatma meminta PPIU bekerja sama dengan penyedia layanan yang memiliki rekam jejak dan kredibilitas yang baik agar proses pengurusan visa tidak menemui kendala.

Selain itu, pengajuan visa juga diminta dilakukan lebih awal. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan pada sistem menjelang jadwal keberangkatan.

"Lakukan proses pengurusan visa umrah jauh-jauh hari untuk mengantisipasi sistem down. Kalau terlalu mepet bisa berbahaya," katanya.

Fatma juga mengingatkan agar penyelenggara mematuhi seluruh ketentuan kesehatan yang diberlakukan Pemerintah Arab Saudi. Ia menegaskan dokumen vaksinasi tidak boleh dimanipulasi dalam kondisi apa pun.

"Hindari manipulasi dokumen vaksin. Lakukan sesuai ketentuan, yaitu vaksinasi meningitis dan polio bagi jemaah umrah yang juga dilengkapi dengan sertifikat International Certificate of Vaccination (ICV)," tegasnya.

Di samping itu, PPIU diminta memastikan hotel yang dipesan telah memperoleh persetujuan dalam sistem Nusuk. Kesesuaian data akomodasi menjadi salah satu syarat penting dalam proses layanan umrah.

"Pastikan pesan hotel yang sudah ter-approve di sistem Nusuk," ujarnya.

Fatma berharap seluruh PPIU menjadikan empat hal tersebut sebagai standar dalam setiap proses persiapan keberangkatan. Sehingga, risiko kendala administrasi dapat ditekan sehingga visa terbit tepat waktu dan jemaah dapat berangkat sesuai jadwal.

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Ok, Go it!) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Ok, Go it!
To Top